Tuesday, August 4, 2009

Live isn't fair, dude.

POST 1 :

Dimana hari mulai berjalan lagi, dan jantung ini terasa semakin sulit bernafas. Menggenggam secercah harapan palsu yang tak mungkin tersampaikan dengan bukti-bukti tak nyata yang menggantung. Harapan semu kala tanggal delapan belas pukul delapan, bahwa gadis bersurai hitam kecoklatan ini akan mendapat tempat yang diinginkan setelah tes yang akan menentukan hidup untuk kedepannya. Dia belum siap. Dan di saat yang sama, dunia seolah menentangku dengan memberikan bukti-bukti yang lebih nyata dan harapan yang lebih konkrit. Yaitu harapan yang tidak sesuai dengan keinginanku. Dan bahwa aku menentang, itu benar. Aku menentang semua yang ku dapatkan. Menentang kenyataan bahwa aku seharusnya berjalan di jalan yang tidak kusukai, dan itu akan selamanya menjadi mimpi buruk tak berhenti.

This is not me.
I'm trapping in my own trap,
And whenever i try to reach the spot,
I get back from the place when I start.

jadi pada intinya, aku masih belum berani untuk melangkah.

No comments:

Post a Comment