Gue baru sadar hidup gue ngga sepi-sepi amat.
Sebagai seorang manusia emang kadang gue merasa kesepian, bahkan kadang gue merasa ngga memiliki siapa-siapa. Sehingga pada akhirnya pelarian gue yah cuma blog ini. Kadang, sebagai seorang manusia juga, gue merasa kurang diperhatikan, kurang gaul, kurang disayang, kurang pintar, kurang segalanya. Tetapi kadang karena pola pikir gue yang kea gitu, gue malah semakin merasa terpuruk. Menyedihkan. Tragic as a human, you know.
Tapi apa gunanya gue mengeluh dan mengeluh? padahal itu sebenernya pilihan.
Yeah. itu pilihan. Sebenernya gue yang mencipatakan diri gue kayak begini . Gue sendiri yang membuat dunia gue nggak semenarik dunia gue yang dulu. Jaman-jamannya gue enam tahun bareng2 udah kea sodara sendiri. Dan gue ngerasa, pilihan gue ngga bener-bener betul. Eaaaa.. lagi-lagi gue mengeluh, dan lo tau? berdasarkan buku yang gue baca, ada hukum yang namanya hukum tarik menarik. Yaitu sebuah hukum yang menarik keadaan itu jadi ada disekitar lo hanya dengan kekuatan pikiran. Contoh :
Gue nggak mau mereka jailin gue dan gue nggak mau mereka kea gitu
Nah, yang ditangkep oleh hukum tarik-menarik adalah yang kea gini,
Gue mau mereka jailin gue dan gue mau mereka kea gitu.
So, udah mengerti?
Oke oke. Itu nggak begitu penting.
Sebagai seorang manusia emang kadang gue merasa kesepian, bahkan kadang gue merasa ngga memiliki siapa-siapa. Sehingga pada akhirnya pelarian gue yah cuma blog ini. Kadang, sebagai seorang manusia juga, gue merasa kurang diperhatikan, kurang gaul, kurang disayang, kurang pintar, kurang segalanya. Tetapi kadang karena pola pikir gue yang kea gitu, gue malah semakin merasa terpuruk. Menyedihkan. Tragic as a human, you know.
Tapi apa gunanya gue mengeluh dan mengeluh? padahal itu sebenernya pilihan.
Yeah. itu pilihan. Sebenernya gue yang mencipatakan diri gue kayak begini . Gue sendiri yang membuat dunia gue nggak semenarik dunia gue yang dulu. Jaman-jamannya gue enam tahun bareng2 udah kea sodara sendiri. Dan gue ngerasa, pilihan gue ngga bener-bener betul. Eaaaa.. lagi-lagi gue mengeluh, dan lo tau? berdasarkan buku yang gue baca, ada hukum yang namanya hukum tarik menarik. Yaitu sebuah hukum yang menarik keadaan itu jadi ada disekitar lo hanya dengan kekuatan pikiran. Contoh :
Gue nggak mau mereka jailin gue dan gue nggak mau mereka kea gitu
Nah, yang ditangkep oleh hukum tarik-menarik adalah yang kea gini,
Gue mau mereka jailin gue dan gue mau mereka kea gitu.
So, udah mengerti?
Oke oke. Itu nggak begitu penting.
I'll leave when the wind blows
Take a breath and there it goes
I'll be outside of your window
I'll pass by but I'll go slow
I'll leave when the wind blows
Take a breath and there it goes
I'll be outside of your window
I'll pass by but I'll go slow
I'll leave when the wind blows
Mungkin itu yang harusnya gue lakukan. Gue harus meninggalkan gue yang dulu. Pergi sejauh-jauhnya dari hidup gue yang nggak gue sukai, menghirup udara dunia luar, lalu mencari kehangatan disana dengan secercah harapan. Gue harus mencari kehangatan itu, betapapun kecilnya kehangatan yang gue dapet, meskipun banyaknya rasa dingin yang gue akan hadapi di luar sana, tapi kehangatan kecil adalah yang terindah dari semua jeripayah dan keraja keras yang akan gue perjuangkan nanti.
Oh, you're sweet darling.
So, mulai detik ini gue akan coba berubah. Ada yang keberatan? yeah, gue harap engga.Karena sebentar lagi, perang akan segera dimulai. "for my glory, one for all and all for me" dan pada akhirnya gue mengangkat tinggi-tinggi mug gue dan dengan mata berbinar, berkobar-kobar menanti hari esok.
I'm obviously excited.
Oh, you're sweet darling.
So, mulai detik ini gue akan coba berubah. Ada yang keberatan? yeah, gue harap engga.Karena sebentar lagi, perang akan segera dimulai. "for my glory, one for all and all for me" dan pada akhirnya gue mengangkat tinggi-tinggi mug gue dan dengan mata berbinar, berkobar-kobar menanti hari esok.
I'm obviously excited.
No comments:
Post a Comment